nav-left cat-right
cat-right

Film Semi Denmark Lebih Unggul

Film Semi Denmark Lebih Unggul

Film semi Denmark salah satu film yang banyak mengundang pengunjungnya untuk menonton. Hal ini dikarenakan pembuatan film yang berkualitas dari Denmark menjadi penilaian tersendiri bagi penonton. Sejak tahun 1897 Denmark telah membuat film yang dimana dari segi biaya sangat didukung oleh pemerintah Denmark, hal ini pula yang membuat Denmark dari karya perfilman selalu unggul. Berbagai jenis film telah di rilis dengan genre komedi, romance, hororo, thriller, action dan termasuk juga film semi. Pencetus pertama film di Sinema Denmark adalah Elfelt. Elfelt adalah seorang tukang foto yang pertama kali mencoba untuk membuat sebuah film. Elfelt membuat film dri tahun 1896 dan 1912 dengan jumlah film dokumenter sebanyak 200 film. Film pertama yaitu berjudul Berjalan-jalan bersama Anjing-anjing Greenland yang dikemas menggunakan Bahasa Denmark. Elfelt juga membuat fitur untuk pertama kalinya di Denmark yang bernama Henrettelsen.

Pembuat film yang tak laha hebatnya dengan Elfelt yaitu Benjamin Christensen yang menyutradarai film horror klasik Denmar yang berjudul Haxan pada tahun 1922 dan Seven Footprints to Satan pada tahun 1929, pada tahaun 1987 disusul oleh Gabriel Axel yang membuat film Babette’s Feast, kemudian film tahun 1988 berjudul Pelle the Conqueror yang dibuat oleh Palme d’Or dan Golden Globe. Sedangkan pada jaman yang sudah modern ini, para permbuat film juga menghasilkan karya-karya terbaik seperti hal yang dilakukan oleh Lars von Trier. Lars von Trier bekerja sama dengan Dogme serta dengan teman-temannya yang lain seperti Susanne Bier dan Nicolas Winding Refn. Semakin modern lagi jaman, maka bermunculan juga film dengan genre Film semi Denmark.

Film semi Denmark merupakan film yang menyuguhkan erotisme dan seksualisme untuk penontonnya dengan berbahasa Denmark. Dikarenakan akses internet yang praktis dan semakin mudah menyebabkan semakin maraknya beredar film semi yang ada di internet. Para pembuat website dengan sengaja menuliskan iklan-iklan atau numpang taruh iklan di website oranglain demi merayu para penonton untuk nonton secara langsung atau biasa disebut dengan streaming.